Sejarah dan Arti Padukuhan Karangrejek

Karangrejek adalah sebuah kampung/dusun/padukuhan yang berada diKalurahan Karangtengah,Imogiri,Bantul yang terdiri dari 7 rt dan 5 sebutan kampung yaitu Tekik, Pandansari, Nepung, Termalang, Ngereng-ngereng dan Karangrejek itu sendiri.

Nama Karangrejek berasal dari dua kata dalam bahasa jawa yaitu Karang yang berarti tempat kediaman atau pemukiman / pekarangan, dan Rejek  yang berarti rezeki ,mata pencaharian atau kemakmuran/kelimpahan dan memang karangrejek adalah sebuah pemukiman yang terdiri dari pekarangan,tegal/sawah,perbukitan, sumber air/ tuk dan batu kapur yang semua itu di jadikan mata pencaharian warga.

Oleh karena itu Dusun / Padukuhan Karangrejek dapat diartikan sebagai Tempat / Pekarangan yang menyediakan sumber mata pencaharian bagi penduduknya seperti pertanian,perkebunan,kerajinan dan lainya, karena dari dulu hingga sekarang warga Karangrejek menekuni itu semua dan ditambah dengan adat tradisi serta seni budaya yang masih melekat seperti sedekahan,nyadran, merti dusun dan banyak sekali kesenian tradisional yang ada.

Untuk Pemerintahan / Lembaga dusun dukuh pertama yaitu Mbah Jokasmo , kedua bapak Basuki, ketiga bapak Wiyana dan keempat bapak Tuwandi dari 2013 sampai sekarang , selain itu ada juga PKK, RT,Pokgiat, Posyandu, Karang Taruna dan lainya yang semua itu adalah tokoh masyarakat yang selalu memikirkan kemajuan dusun/Padukuhan Karangrejek.